Ini semua tentang bagaimana ibu mencintaiku dan bagaimana aku mencintai beliau.
ibuku satu. akulah satu - satunya anak lelakimu..
anak lelaki yang akan selalu mencintaimu.
IBU : wahyu, kalau keluar jangan pulang malam - malam. cepat pulang !!!
MEREKA : ah, ibumu cerewet banget. kita kan masih muda. usia yang tepat untuk menaklukkan dunia. pulang subuh pun tak apa !!!
TERJEMAHANKU : ibu mengingatkanku agar segera tidur. menyambut dini hari dengan mohon ampun kepada ALLAH SWT. melalui sujud malam yang bisa ringankan beban. hal yang sama seperti yang ibu lakukan setiap malam untukku.
IBU : wahyu, makan dulu sebelum keluar. isi perutmu biar kenyang...
MEREKA : ayolah yu, ngapain pakai acara makan dirumah ??? enakan juga masakan restoran.
TERJEMAHANKU : ibu menyuruhku makan dulu karena beliau sangat khawatir. khawatir bahwa masakan restoran tidak sehat, yaaa tidak sesehat yang beliau sajikan meskipun sederhana. ibu tak mau aku kenapa - kenapa. Dan ibu, masakanmu adalah yang ternikmat didunia sepanjang waktu !!!
IBU : wahyu, ibu buatkan kopi ya ?
MEREKA : ah, ayo ngopi yu !!! kita ketawa bareng !!! dirumah ngapain ?? mbosenin !!!
TERJEMAHANKU : ibu menasehatiku agar menghemat uang. meskipun rasanya beliau sudah tidak berhak. tapi HEY !!! ibu tau aku payah mengatur uang. terlebih ibu ingin minum kopi bersama dan ingin mendengarkanku lepaskan beban.
IBU : wahyu, arti tulisan ini apa ???
MEREKA : ah, ibumu katrok. masa tulisan seperti itu saja enggak bisa diartikan sendiri. payah ah !!!
TERJEMAHANKU : ibu ingin aku memperhatikannya. ibu ingin aku menjelaskan kepadanya. ibu ingin melihatku masih sabar atau sudah bosan mendengarkannya memulai pembicaraan.
IBU : wahyu, ganti channelnya ke sinetron itu ya ??
MEREKA : ah, hari gini masih nonton sinetron ?? gimana mau maju??? ayo ikut kami !!!
TERJEMAHANKU : ya itulah hiburan ibuku.. sekaligus mengingatkanku melalui episode demi episode yang kami nikmati bersama. hidup itu drama, hidup itu sinetron. dan percaya atau tidak. aku dan mungkin juga kamu pernah dan akan mengalaminya. ibu mengingatkanku agar waspada terhadap "ketidak-amanan" nya dunia.
dan ibu, selalu seperti itu. ibuku !!! ku cari surga di telapak kakimu, selalu !!!
anakmu yang mencintaimu. sampai kapanpun. selalu.
"ibu adalah malaikat berwujud manusia"



Tidak ada komentar:
Posting Komentar